SENGETI - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan, polres muaro jambi melakukan berbagai macam strategi untuk memenuhi target yang ditetapkan oleh bulog.
Di provinsi jambi sendiri pada tahun 2025, setiap wilayah kabupaten ditargetkan oleh bulog untuk menghasil panen sebanyak 130 ton jagung pipit.
Untuk itu polres muaro jambi membuat trobosan dan strategi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dari 155 desa yang ada di kabupaten muaro jambi, polres muaro jambi, membuat strategi penanaman jagung satu desa satu hektare lahan jangung.
Program tersebut berhasil terealisasikan oleh polres muaro jambi, hasilnya sampai saat ini penanaman jagung kurang lebih ada sekitar 150 hektare, plus ditambah beberapa perusahaan mitra - mitra polri yang melakukan penanaman jagung.
Ini di sampaikan langsung oleh kapolres pada rilis akhir tahun yang digelar di aula polres pada 31 desember 2025.
Kapolres muaro jambi AKBP Heri Supriawan mengatakan, dengan dilakukannya strategi satu desa satu hektar lahan jangung. Polres muaro jambi menjadi satu - satu yang berhasil memenuhi kebutuhan bulog.
" Jadi program bapak presiden, kita Membuat trobosan dan strategi satu desa satu hektare lahan jagung, dimana kita kerjakan bersama. Ini merupakan wujud mendukung asta cita presiden republik indonesia prabowo subianto, khususnya terkait dengan program ketahanan pangan ", kata kapolres.
" Dari program satu desa satu hektare, berbandi lurus dengan target yang ditetapkan oleh bulog, dimana di provinsi jambi, setiap kabupaten ditargetkan di tahun 2025, masing - masing wilayah ditetapkan oleh bulog seratus tiga puluh ton ", tambahnya.
Dari seluruh jajaran polres yang ada terkait mendukung ketahanan pangan penanaman jagung pipit, yang ditargetkan oleh bulog, polres muaro jambi 100 persen terpenuhi.
" Dari 11 kabupaten yang ada di provinsi jambi, ada 10 polres l, dari sepuluh polres tersebut targetnya yang tercapai seratus persen, hanya polres muaro jambi ", tutup kapolres.

Social Header