JB, SENGETI – Sebuah video yang memperlihatkan anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dari Fraksi PDI Perjuangan, Usman Khalik, tengah memamerkan ratusan sertifikat tanah mendadak viral dan memicu polemik di media sosial.
Video tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @jambi_sharing dan dengan cepat menyedot perhatian publik. Dalam rekaman itu, tampak ratusan sertifikat tanah tersusun rapi di lantai sebuah rumah. Usman Khalik terlihat menunjukkannya secara terbuka sambil melontarkan pernyataan yang menyebut nama sejumlah pihak.
“Belum habis tu Datuk John, masih banyak lagi,” ujar Usman dalam video,
sembari menyebut nama Datuk Jon dan Kusnadi, yang diketahui juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi.
Aksi tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak pihak menilai tindakan memamerkan kepemilikan sertifikat tanah dalam jumlah besar tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik, terlebih di tengah maraknya persoalan sengketa lahan dan dugaan mafia tanah di berbagai daerah.
Sejumlah komentar bernada sindiran dan kritik keras pun bermunculan.
Akun Instagram @anggi_tania_alen menuliskan, “Jangan dipamerin Pak, nanti diintip @official.kpk atau @ditjenpajakri.”
Sementara itu, akun @rey_saheta secara terang-terangan mempertanyakan asal-usul sertifikat tersebut. “Mafia tanah rupo wak ini @kementerian.atrbpn,” tulisnya, seraya menandai Kementerian ATR/BPN.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Usman Khalik terkait maksud video tersebut maupun asal-usul ratusan sertifikat tanah yang dipamerkan. Publik pun mendesak agar pihak berwenang segera menelusuri video tersebut guna memastikan tidak adanya pelanggaran hukum atau penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat publik.

Social Header