JB, SENGETI - Turnamen Sepak Bola Pandan Sakti CUP III 2025 resmi berakhir pada Sabtu (17/1/26) di Lapangan Pandan Sakti, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.
Penutupan turnamen yang dirangkai dengan laga final itu dihadiri langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, yang sekaligus menutup seluruh rangkaian kompetisi.
Turnamen yang digelar sejak 16 November 2025 tersebut tak sekadar menjadi ajang adu strategi dan ketangkasan di lapangan hijau, tetapi juga ruang silaturahmi antar-klub serta sarana menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
Bupati Kabupaten Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang berlangsung tertib dan penuh kebersamaan.
Menurut dia, kompetisi olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus mendorong pola hidup sehat.
“Kompetisi ini bukan hanya soal mencari juara, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga,” kata pria yang akrab disapa BBS itu.
BBS menyampaikan, penghargaan kepada panitia pelaksana, perangkat pertandingan, tim medis, aparat keamanan, para pemain, serta suporter yang dinilai berhasil menjaga suasana tetap aman dan kondusif sepanjang turnamen.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, kata dia, berkomitmen terus mendorong pengembangan kegiatan olahraga di tingkat desa dan kecamatan.
BBS juga memberikan motivasi kepada seluruh tim, baik yang menang maupun yang belum berhasil. Ia mengajak para pemain menjadikan Pandan Sakti CUP sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat persahabatan antar-klub.
“Selamat kepada para juara. Bagi yang belum berhasil, tetap semangat dan jadikan turnamen ini sebagai pelajaran untuk tampil lebih baik di tahun mendatang,” tutupnya.
Pada partai puncak, Sako Jaya tampil sebagai Juara I, disusul Satria Mandala FC di posisi Juara II. Sementara itu, Kampoeja mengamankan Juara III, dan Persijeb harus puas di peringkat Juara IV.

Social Header