JB, KOTA JAMBI, I – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilu 2029. Melalui agenda konsolidasi Partai Perindo Kabupaten Muaro Jambi, partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini menegaskan komitmennya untuk bangkit, solid, dan menargetkan kemenangan elektoral, baik di daerah hingga ke Senayan.
Kegiatan konsolidasi tersebut mengusung motto “Transformasi Partai Perindo Menuju Sukses Pemilu 2029 dan 2031”, sebagai penanda fase baru perjuangan partai setelah sempat mengalami kevakuman kepemimpinan di tingkat provinsi.
Ketua Panitia,sekaligus sekretaris wilayah partai perindo Muslim Yayah, secara terbuka mengakui bahwa dalam dua tahun terakhir Perindo Jambi sempat kehilangan arah akibat belum adanya kepemimpinan definitif.
“Kurang lebih dua tahun kita seperti kehilangan induk. Namun hari ini ada solusi dari pusat dengan ditunjuknya Plt Ketua DPW Provinsi Jambi. Inilah kenapa konsolidasi ini menjadi sangat penting, terutama antaranggota DPRD Perindo,” tegas Muslim Yayah.
Plt Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Jambi, Firdaus Roy, menegaskan bahwa soliditas kader adalah kunci utama untuk mengembalikan kekuatan Perindo di Jambi. Ia mengajak seluruh struktur partai untuk tidak ragu menghadapi tantangan politik ke depan.
“Kita membutuhkan energi besar. Tapi kita tidak boleh mundur dan tidak boleh gentar. Target kita jelas: kursi legislatif dan kepemimpinan, baik di daerah, provinsi, hingga Senayan,” ujar Firdaus Roy dengan nada optimistis.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, khususnya Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir , yang dinilai berhasil menghidupkan kembali mesin partai di tingkat kabupaten.
“Perahu Perindo ini harus kita hantarkan bersama-sama. Kita pastikan partai ini melaju dan sampai ke tujuan,” tambahnya.
Sementara itu, Junaidi H. Mahir menyampaikan pernyataan reflektif sekaligus tegas. Ia menyoroti bagaimana Perindo Muaro Jambi yang sempat vakum, kini justru mampu membuktikan eksistensinya dengan meraih dua kursi DPRD.
“Saya bisa berdiri di panggung ini karena kekuatan Partai Perindo. Muaro Jambi dulu tidak bergerak, tapi alhamdulillah kita bangkit dan hasilnya nyata,” ungkap Junaidi.
Namun, Junaidi juga menyampaikan pesan keras terkait kepemimpinan ke depan. Menurutnya, Perindo membutuhkan figur yang benar-benar memiliki kemampuan, bukan sekadar ambisi.
“Untuk sampai ke puncak, tidak cukup hanya niat. Harus punya skill, kapasitas, dan integritas. Jangan ada pengurus yang hanya berpikir soal cuan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Junaidi menyatakan kesiapannya menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Ramadhani Mahir, yang dinilai memiliki kemampuan dan kelengkapan aspek untuk memimpin Perindo ke tahap berikutnya.
Konsolidasi ini menjadi sinyal kuat bahwa Partai Perindo Muaro Jambi tidak hanya ingin bertahan, tetapi siap melakukan lompatan politik besar menuju Pemilu 2029.

Social Header