Breaking News

Enam Pejabat Dilantik, Publik Tunggu Bukti Kinerja di Tengah Minimnya Rotasi di Muaro Jambi


SENGETI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali melakukan perombakan pejabat. Namun dari sekian banyak jabatan yang kosong, hanya enam pejabat eselon III dan IV yang dilantik. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi Mahir.


Enam pejabat tersebut ditempatkan di Sekretariat DPRD, Dinas Pendidikan, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan. Empat di antaranya justru mengisi posisi strategis di Sekretariat DPRD Kabupaten Muaro Jambi.


Dalam sambutannya, Junaidi Mahir mengakui bahwa proses pengisian jabatan membutuhkan waktu panjang. Meski banyak kursi kosong, hanya enam nama yang dinyatakan siap dilantik.
“Ini butuh proses yang panjang. Dan akhirnya baru ini yang bisa dilantik,” ujar Junaidi.


Pernyataan tersebut sekaligus memunculkan tanda tanya publik. Jika banyak jabatan kosong, mengapa hanya enam yang diisi? Apakah persoalan administratif, tarik-menarik kepentingan, atau proses seleksi yang berjalan lambat?


Junaidi menegaskan bahwa pejabat yang dilantik merupakan orang-orang yang dipilih dan terpilih. Ia meminta mereka bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi serta membantu mewujudkan visi “Muaro Jambi Berbakti”.


Adapun pejabat yang dilantik yakni:

Ahmad Febrianto sebagai Kabag Umum dan Keuangan DPRD,


Edi sebagai Kabid Persidangan dan Perundang-undangan DPRD,


Adiawan sebagai Kabag Fasilitasi, Penganggaran, dan Pengawasan DPRD,


Zayadi sebagai Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Disdikbud,


Adi sebagai Kabid Arsip Dinas Arsip dan Perpustakaan,


Ahmad Yani sebagai Kasubag TU dan Kepegawaian Bagian Umum dan Keuangan DPRD.


Dominasi pengisian jabatan di Sekretariat DPRD juga menjadi sorotan. Wakil Bupati bahkan secara khusus menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara legislatif dan eksekutif.


“Urusan politik sudah ada yang ngurusin, urusan strategi sudah ada yang ngurusin, Pak Bupati, saya dan tim. Jadi saya berharap urus lah apa yang harus dikerjakan,” tegasnya.


Pesan itu seolah menjadi peringatan agar pejabat yang baru dilantik fokus pada kinerja birokrasi dan tidak terseret kepentingan politik.


Namun pada akhirnya, publik tidak hanya menunggu pelantikan, melainkan hasil kerja nyata.


Di tengah berbagai tantangan tata kelola pemerintahan dan kebutuhan pelayanan publik yang semakin kompleks, enam pejabat ini kini memikul ekspektasi besar. Pelantikan telah selesai. Kini saatnya pembuktian.


© Copyright 2022 - Jambibaba.id