Kota Jambi, 14 Februari 2026 — Musyawarah Daerah (Musda) VIII Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Jambi menegaskan konsolidasi organisasi yang solid. Melalui mekanisme aklamasi, M. Ilham, M.Ag resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD BKPRMI Kota Jambi periode 2026–2031 setelah menjadi satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat dan mengantongi dukungan tujuh Dewan Pengurus Kecamatan (DPK).
Digelar di Gedung IPQOH Provinsi Jambi, forum tertinggi organisasi ini tak sekadar memilih pemimpin baru, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang stabilitas internal dan arah strategis lima tahun ke depan. Sidang pleno yang dipimpin Nour Zahyuni, S.Ag., M.Pd.I bersama presidium—Romi Kurniawan, S.Pd.I; Suhermanto, S.Sy; Said Muhammad Hapiz, S.Pd.I; dan Ahmad Fajri, SE—menetapkan keputusan secara mufakat.
Kehadiran unsur pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat memperlihatkan legitimasi sosial terhadap peran BKPRMI. Wali Kota Jambi diwakili Camat Jambi Selatan, Drs. Darmawansyah. Turut hadir Wakil Sekjend DPP sekaligus Ketua MPW BKPRMI Provinsi Jambi, Hudori, S.Ag., M.H; Ketua DPW BKPRMI Provinsi Jambi, M. Gusni, S.Sos.I; unsur Polri dan TNI dari wilayah Jambi Selatan; perwakilan Kementerian Agama Kota Jambi; hingga pimpinan ormas dan lembaga keagamaan setempat.
Konfigurasi kehadiran ini menjadi indikator bahwa BKPRMI dipandang sebagai mitra strategis dalam pembinaan generasi muda dan penguatan literasi Al-Qur’an di Kota Jambi.
Dalam pidato perdananya, M. Ilham menekankan bahwa aklamasi bukan sekadar formalitas, melainkan mandat untuk bekerja terukur dan berdampak.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kami akan memastikan program berjalan konkret, terukur, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.
Fokus utama kepemimpinan 2026–2031 adalah percepatan pembentukan dan penguatan TPA/TPQ di setiap kecamatan. BKPRMI menargetkan sinergi dengan pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah guna menekan angka buta baca Al-Qur’an. Program ini dirancang sebagai gerakan kolektif, bukan sekadar agenda seremonial.
Musda VIII juga menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja periode sebelumnya. Sejumlah peserta mendorong agar BKPRMI tampil lebih adaptif menghadapi tantangan digitalisasi dakwah, penguatan kaderisasi, serta transparansi tata kelola organisasi.
Dengan kepemimpinan baru, DPD BKPRMI Kota Jambi diharapkan mampu:
Memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat kecamatan
Meningkatkan kualitas dan standar pengelolaan TPA/TPQ
Menghadirkan program kepemudaan yang relevan dan berkelanjutan
Menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah
Aklamasi yang mengantar M. Ilham ke kursi ketua menjadi simbol soliditas. Namun, publik menanti implementasi nyata dari komitmen tersebut. Lima tahun ke depan akan menjadi ujian: apakah konsolidasi kuat ini mampu diterjemahkan menjadi gerakan pembinaan generasi muda Islam yang lebih sistematis, profesional, dan berdampak luas di Kota Jambi.

Social Header