Breaking News

600 KK di Muaro Jambi Hidup Tanpa Listrik Belasan Tahun, Tiang Sejak 2015 Tak Berfungsi


JB,id,SENGETI – Ratusan warga di Desa Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, masih hidup tanpa aliran listrik hingga kini.


Sebanyak dua dusun, yakni Dusun Lima Tanjung Mandiri dan Dusun Tiga Pangkalan Rajo, bahkan telah belasan tahun belum tersentuh listrik, meski jaraknya hanya sekitar 500 meter dari wilayah yang sudah dialiri listrik.
Ironisnya, tiang listrik sudah berdiri sejak tahun 2015. Namun hingga kini, aliran listrik tak kunjung hadir.


Ketua RT 10 Desa Tanjung Lebar, Hamidi, menyebut kondisi ini membuat warga kecewa. Infrastruktur yang ada dinilai hanya menjadi pajangan tanpa manfaat nyata.


“Tiang sudah lama berdiri, tapi listriknya tidak pernah masuk,” ujarnya.


Untuk bertahan, warga terpaksa menggunakan mesin diesel sebagai sumber listrik alternatif. Namun penggunaannya terbatas, hanya sekitar enam jam per hari karena biaya bahan bakar yang mahal.


Keterbatasan listrik berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari warga.Sumati, seorang ibu rumah tangga, mengaku harus memasak dengan penerangan seadanya sepulang dari ladang. Sementara anak-anak belajar menggunakan lampu berbahan bakar solar yang menghasilkan asap.


“Asapnya bikin mata perih, anak-anak jadi tidak nyaman belajar,” katanya.


Saat malam tiba, suasana dusun menjadi gelap dan sunyi. Tidak ada televisi, radio, bahkan akses internet juga sulit dijangkau.


Total sekitar 600 kepala keluarga di dua dusun tersebut kini berharap adanya perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait agar segera merealisasikan aliran listrik.


Pasalnya, listrik bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan dasar yang hingga kini belum mereka rasakan.




© Copyright 2022 - Jambibaba.id