Breaking News

Jemput Dana Rp222 Miliar ke BNPB, DPRD Usman Khalik Kawal Perbaikan Jalan Rusak di Muaro Jambi

JB, id, SENGETI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus bergerak mencari solusi atas kerusakan infrastruktur yang kian dikeluhkan masyarakat.


Anggota DPRD Muaro Jambi Fraksi PDI Perjuangan, Usman Khalik, turun langsung mendampingi Dinas PUPR dan BPBD Muaro Jambi menemui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat untuk menjemput bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) sebesar Rp222 miliar.


Dana ratusan miliar tersebut diusulkan untuk memperbaiki lima ruas jalan yang mengalami kerusakan parah akibat bencana di sejumlah wilayah Kabupaten Muaro Jambi.


Langkah jemput bola itu dilakukan karena kondisi jalan di beberapa desa dinilai sudah sangat memprihatinkan dan menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga akses pendidikan dan kesehatan.


“Intinya kita mengajukan dana pascabencana untuk lima ruas jalan dengan nilai sekitar Rp222 miliar,” kata Usman Khalik saat dikonfirmasi.


Lima ruas jalan yang diusulkan meliputi kawasan Desa Sogo, Rantau Panjang, Londrang, Rukam hingga Teluk Jambu dan Kemingking. Jalan-jalan tersebut selama ini menjadi akses vital warga, namun kerusakannya semakin parah pascabencana.


Dalam pertemuan di BNPB, Kepala Dinas PUPR dan Kepala Pelaksana BPBD Muaro Jambi memaparkan langsung kondisi kerusakan jalan beserta dampaknya terhadap masyarakat.


Meski mendapat respons positif dari BNPB, proses pencairan bantuan belum sepenuhnya mulus. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi masih diminta melengkapi sejumlah persyaratan administrasi, terutama dokumen kondisi awal jalan sebelum terdampak bencana.
“Yang masih dikumpulkan sekarang adalah kontrak kerja dan foto kondisi jalan sebelum bencana terjadi. Itu menjadi syarat utama dari BNPB,” jelas Usman.


Ia menambahkan, sistem pengajuan bantuan kini dilakukan secara digital melalui sistem daring BNPB, sehingga seluruh data harus lengkap dan terverifikasi.


Kendati demikian, Usman memastikan perjuangan untuk mendapatkan bantuan pusat tetap terus dikawal hingga tuntas. Menurutnya, perbaikan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.


“Pada dasarnya BNPB sangat mendukung usulan kita. Tinggal melengkapi beberapa persyaratan administrasi,” ujarnya.


Selain pembangunan jalan, dana rehabilitasi dan rekonstruksi BNPB juga dapat digunakan untuk memperbaiki turap, bangunan, dan infrastruktur lain yang rusak akibat bencana.

Kini masyarakat Muaro Jambi menanti realisasi bantuan tersebut agar akses jalan yang selama ini rusak berat bisa kembali layak dilalui.

© Copyright 2022 - Jambibaba.id