SENGETI - Baru beberapa hari usai pelantikan ratusan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, muncul kabar mengejutkan.
Sejumlah kepala sekolah memilih mengundurkan diri dari jabatan yang baru saja mereka terima.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melantik sebanyak 183 kepala sekolah dari jenjang PAUD, TK, SDN hingga SMPN pada Senin (18/05/2026).
Namun pasca pelantikan, beredar informasi sekitar 40 kepala sekolah akan mengajukan pengunduran diri. Kabar itu pun langsung menjadi perbincangan di tengah masyarakat dan memunculkan berbagai spekulasi terkait proses penempatan maupun kebijakan pelantikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Kasyful Iman melalui Sekretaris Disdikbud, Hendri membenarkan adanya pengunduran diri tersebut. Namun menurutnya, jumlah kepala sekolah yang telah resmi mengajukan surat pengunduran diri baru mencapai 13 orang.
“Ada 13 kepala sekolah yang sudah mengajukan surat ke dinas,” ujar Hendri.
Ia menjelaskan, alasan pengunduran diri didominasi faktor jarak penempatan yang dinilai terlalu jauh, kondisi kesehatan, hingga ada kepala sekolah yang sudah mendekati masa pensiun.
“Alasannya karena jauh, kesehatan, dan ada juga yang dekat masa pensiun,” katanya.
Meski demikian, kondisi ini tetap memunculkan pertanyaan publik. Sebab, para kepala sekolah tersebut baru saja dilantik dan diyakini telah melalui proses seleksi serta penempatan oleh dinas terkait.
Fenomena mundurnya belasan kepala sekolah dalam waktu singkat dinilai tidak lazim dan memicu sorotan terhadap mekanisme penempatan jabatan di lingkungan Disdikbud Muaro Jambi.
Masyarakat pun mempertanyakan apakah sebelum pelantikan dilakukan telah ada pemetaan kesiapan, domisili, hingga kesanggupan para kepala sekolah dalam menjalankan tugas di tempat yang ditetapkan.
Hingga kini, Disdikbud Muaro Jambi belum menjelaskan secara rinci sekolah mana saja yang mengalami kekosongan kepala sekolah maupun langkah yang akan diambil untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan tersebut.

Social Header