MUARO JAMBI – Baru saja resmi dilantik sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Muaro Jambi, Azumadi yang akrab disapa Bujang Zuar (BZ) langsung tancap gas.
Salah satu langkah awal yang dilakukannya yakni menyambangi sejumlah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Muaro Jambi. Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan PKB dengan para ulama dan kalangan pesantren.
Azumadi mengatakan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Ketua DPW PKB Provinsi Jambi Elpisina.
Keduanya mendorong kader PKB agar semakin dekat dengan pesantren, ulama, santri dan masyarakat.
“Untuk sementara kita fokus silaturahmi ke pondok pesantren yang ada di Kecamatan Sungai Gelam. Ke depan, Insyaallah kita akan menyambangi pondok pesantren yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Muaro Jambi,” kata Azumadi.
Menurut Azumadi, kunjungan ke pesantren bukan sekadar agenda partai. Lebih dari itu, silaturahmi menjadi ruang untuk membangun komunikasi sekaligus mendengar langsung aspirasi para ulama dan pimpinan pondok pesantren.
Ia menilai pesantren memiliki posisi penting dalam membangun sumber daya manusia sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Karena itu, Azumadi ingin keberadaan PKB di tengah pesantren benar-benar memberikan manfaat, terutama dalam memperjuangkan aspirasi ulama, santri dan masyarakat.
“Kita ingin PKB semakin dekat dengan pesantren dan para ulama. Ini merupakan amanat pimpinan partai yang harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Tak hanya dirinya, Azumadi juga berencana mengajak seluruh kader PKB Muaro Jambi untuk lebih aktif memperhatikan keberadaan pesantren dan para ulama.
“Saya akan mengajak para kader khususnya Kabupaten Muaro Jambi untuk lebih memperhatikan ponpes dan para ulama,” ujarnya.
Agenda silaturahmi ini, lanjut Azumadi, akan terus dilakukan secara bertahap ke berbagai wilayah di Kabupaten Muaro Jambi.
Ia berharap komunikasi yang terbangun dapat mempererat hubungan antara PKB, pesantren, ulama dan masyarakat, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam mendorong pembangunan Kabupaten Muaro Jambi.
Dengan langkah awal tersebut, kepemimpinan Azumadi di DPC PKB Muaro Jambi mulai ditandai dengan pendekatan langsung ke basis pesantren dan ulama—sebuah upaya untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyerap aspirasi dari bawah.

Social Header