KOTA JAMBI – Kepedulian terhadap masyarakat di tengah dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Jambi dengan membagikan masker kepada masyarakat, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan bertajuk “DPD BKPRMI Kota Jambi Peduli dan Tanggap Bencana Karhutla” tersebut dipusatkan di sekitar Masjid As-Sa’adah, Thehok, Kota Jambi, dan dilanjutkan hingga sejumlah persimpangan di kawasan sekitar.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an per juz oleh para peserta di rumah masing-masing sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-49 BKPRMI. Setelah masing-masing menyelesaikan bagian bacaan yang telah ditentukan, perwakilan peserta kemudian berkumpul di Masjid As-Sa’adah untuk melaksanakan do'a khatam Al-Qur’an secara bersama-sama.
Do'a khatam Al-Qur’an tersebut menjadi ikhtiar spiritual sekaligus ungkapan kepedulian terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat akibat karhutla. Setelah do'a bersama, pengurus BKPRMI kemudian turun langsung ke jalan untuk membagikan masker kepada masyarakat.
Masker dibagikan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar Masjid As-Sa’adah hingga sejumlah persimpangan, termasuk para pengendara dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Jambi, M. Ilham, S.Ud., M.Ag., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian BKPRMI terhadap kondisi masyarakat sekaligus wujud nyata bahwa gerakan pemuda remaja masjid harus hadir ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.
«“Milad ke-49 BKPRMI tidak ingin hanya menjadi momentum seremonial. Kita ingin menjadikannya sebagai momentum untuk menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Ketika masyarakat menghadapi dampak karhutla dan kualitas udara terganggu, pemuda masjid harus hadir mengambil bagian sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” ujar M. Ilham.»
Menurutnya, pembagian masker merupakan langkah sederhana, namun memiliki pesan penting tentang kepedulian dan kesadaran bersama dalam menghadapi dampak karhutla.
«“Hari ini kita membagikan masker sebagai bentuk kepedulian sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap dampak kabut asap. Kita juga ingin mengingatkan bahwa menjaga kesehatan, menjaga lingkungan, dan saling peduli merupakan tanggung jawab bersama,” lanjutnya.»
M. Ilham menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut juga memadukan ikhtiar spiritual dan aksi sosial.
«“Kita mulai dengan membaca Al-Qur’an per juz dari rumah masing-masing, kemudian berkumpul di masjid untuk berdo'a bersama setelah khatam. Setelah itu kita lanjutkan dengan ikhtiar nyata, yaitu turun langsung membagikan masker kepada masyarakat. Kita ingin menunjukkan bahwa kepedulian itu tidak cukup hanya dengan do'a, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi,” ungkapnya.»
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BKPRMI Kota Jambi untuk memperkuat peran pemuda dan remaja masjid dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga diharapkan menjadi pusat kepedulian, pembinaan, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.
Di tengah kondisi karhutla, BKPRMI mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, serta mendukung berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Melalui kegiatan Peduli dan Tanggap Bencana Karhutla ini, DPD BKPRMI Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan gerakan pemuda masjid yang responsif terhadap persoalan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat Milad ke-49 BKPRMI yang mengusung tema “Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045.”
Bagi BKPRMI Kota Jambi, transformasi gerakan pemuda masjid tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui kepedulian sosial, kemanusiaan, dan kehadiran nyata di tengah masyarakat.
Dari masjid, pemuda belajar beribadah. Dari kepedulian, pemuda belajar memberi manfaat.

Social Header