SENGETI - Upaya mencegah aksi geng motor, balap liar, hingga peredaran barang terlarang kembali digencarkan Polres Muaro Jambi. Puluhan kendaraan terjaring dalam razia malam yang digelar di gerbang Komplek Citra Raya City, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Sabtu (22/8/2026) malam.
Razia yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Muaro Jambi Kompol Aroni Canra, S.H., M.H.
Bukan sekadar pemeriksaan surat kendaraan, petugas menyasar sejumlah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Mulai dari geng motor, narkotika, minuman keras, senjata tajam, hingga kendaraan dengan spesifikasi yang tidak sesuai ketentuan.
Sebelum personel turun ke lapangan, Kapolres memimpin apel kesiapan. Ia meminta seluruh anggota menjalankan tugas secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Laksanakan tugas dengan hati-hati, tetap waspada dan kedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Bayu.
Sekitar pukul 21.00 WIB, personel gabungan mulai melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas. Pemeriksaan dilakukan secara selektif, terutama terhadap kendaraan yang dicurigai memiliki potensi pelanggaran atau membawa barang terlarang.
Sebanyak 48 sepeda motor ditilang. Pelanggaran yang ditemukan berkaitan dengan persyaratan teknis dan/atau laik jalan sebagaimana diatur dalam Pasal 285 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Salah satu perhatian utama petugas adalah penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Kendaraan yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat maupun menggunakan perlengkapan yang tidak sesuai standar juga menjadi sasaran penindakan. Beberapa kendaraan bahkan dapat diamankan ke Mako Polres Muaro Jambi apabila pengendara tidak mampu memenuhi ketentuan.
Namun di tengah puluhan pelanggaran lalu lintas yang ditemukan, petugas tidak menemukan narkotika, minuman keras, senjata tajam maupun barang terlarang lainnya.
Geng motor yang menjadi salah satu sasaran utama razia juga tidak ditemukan.
Kapolres Muaro Jambi menegaskan, hasil tersebut bukan berarti pengawasan akan dihentikan. Sebaliknya, kegiatan serupa akan terus digelar untuk mempersempit ruang gerak kelompok maupun individu yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Kami tidak ingin ada aksi geng motor, balap liar, maupun pelanggaran yang meresahkan masyarakat. Polri akan terus hadir melakukan pencegahan dan penertiban secara tegas, terukur, namun tetap humanis,” tegasnya.
Razia berlangsung hingga sekitar pukul 01.30 WIB. Dini hari Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif.
Polres Muaro Jambi pun mengingatkan masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar tidak menunggu terjaring razia untuk tertib berlalu lintas. Kelengkapan surat kendaraan, penggunaan perlengkapan sesuai standar, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai menjadi langkah sederhana untuk mencegah kecelakaan sekaligus menjaga keamanan bersama.
Pesannya jelas: jalan raya bukan tempat untuk ugal-ugalan. Dan bagi pelanggar, razia malam Polres Muaro Jambi menunjukkan bahwa pengawasan tidak berhenti ketika malam tiba.

Social Header