Breaking News

Sampah Meluber di TPS Nava Village 4, DLH Muaro Jambi Kerahkan 11 Armada


SENGETI – Tumpukan sampah yang meluber hingga mengotori kawasan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di depan Perumahan Nava Village 4, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, akhirnya dibersihkan, Rabu (12/8/2026).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi turun dengan kekuatan penuh. Sebanyak 11 armada pengangkut sampah dikerahkan untuk mengangkut timbulan sampah yang tidak lagi tertampung di dalam bak TPS.

Pembersihan turut melibatkan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi.

Kepala DLH Muaro Jambi, Medison, mengatakan kondisi di lokasi sudah memprihatinkan. Sampah bukan hanya memenuhi bak TPS, tetapi telah meluber dan menumpuk di area sekitarnya.

“Hari ini kami turunkan seluruh personel petugas kebersihan dan 11 armada untuk membersihkan timbulan sampah di sekitar TPS. Kami juga dibantu alat berat dari Dinas PUPR,” kata Medison, Rabu pagi.

Namun, Medison menegaskan persoalan sampah di lokasi tersebut tidak semata-mata disebabkan kapasitas TPS. Perilaku masyarakat yang membuang sampah di luar bak menjadi salah satu persoalan utama.

Ia meminta warga tidak menjadikan area sekitar TPS sebagai tempat pembuangan sampah liar.

“TPS ini tetap berfungsi. Yang kami minta adalah masyarakat disiplin membuang sampah ke bak yang sudah ditentukan. Jangan membuang sampah sembarangan di sekitar TPS,” tegasnya.

Untuk mencegah persoalan serupa kembali terjadi, DLH Muaro Jambi menyiapkan langkah lanjutan. Kontainer sampah akan disiapkan di lokasi tersebut sehingga pengangkutan dapat dilakukan secara lebih teratur.

Kontainer itu nantinya akan diangkut secara berkala menggunakan truk armroll milik DLH Muaro Jambi untuk dibawa ke TPA Bukit Baling.

“TPS tetap berfungsi. Kami akan siapkan kontainer agar pengangkutan bisa dilakukan secara rutin dengan truk armroll menuju TPA Bukit Baling. Jadi, masyarakat tidak punya alasan untuk membuang sampah sembarangan di sekitar TPS,” ujar Medison.

Medison mengingatkan, persoalan kebersihan tidak akan selesai hanya dengan mengerahkan armada dan petugas jika kebiasaan membuang sampah sembarangan terus terjadi.

Ia meminta masyarakat ikut menjaga TPS yang telah disediakan pemerintah.

“Jangan sampai setelah dibersihkan, beberapa hari kemudian kembali menumpuk karena sampah dibuang di luar bak. Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas dan armada, masyarakat juga harus ikut menjaga,” tandasnya.

Kini persoalannya bukan lagi sekadar bagaimana sampah diangkut, tetapi bagaimana kebiasaan membuang sampah di luar tempat yang disediakan bisa dihentikan.

© Copyright 2022 - Jambibaba.id