Breaking News

Hari ke-10 Karhutla Sungai Gelam, 60 Hektare Lahan Terbakar, Api Padam Tapi Gambut Masih Didinginkan


MUARO JAMBI – Karhutla di lahan gambut milik Koperasi Karya Makmur, RT 25, Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, memasuki hari ke-10. Sekitar 60 hektare lahan dilaporkan terbakar sejak api pertama kali diketahui pada 27 Agustus 2026.


Hingga Jumat (4/9/2026) pukul 16.00 WIB, api di Blok 52, Blok 53, dan F 56 telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas belum meninggalkan lokasi. Proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan api tidak kembali muncul dari dalam lapisan gambut.


Kondisi ini menjadi perhatian karena kebakaran yang terjadi merupakan ground fire atau kebakaran bawah. Api tidak hanya membakar vegetasi di permukaan, tetapi dapat menjalar di bawah permukaan lahan gambut sehingga membutuhkan penanganan lebih lama dan intensif.


Tim gabungan dari TNI, Polsek Sungai Gelam, Satgas Aman Nusa Polres Muaro Jambi, BPBD Kabupaten Muaro Jambi, RPK PT MKI, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan anggota Koperasi Karya Makmur dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.


Pemadaman dilakukan dari darat dengan dukungan satu unit helikopter water bombing. Meski demikian, petugas masih menghadapi kendala serius berupa keterbatasan peralatan pemadam serta sumber air di lokasi.


Kapolsek Sungai Gelam IPTU Doli Dongoran, S.H., memastikan kondisi terakhir api telah padam.


“Api sudah padam, saat ini masih dilakukan pendinginan,” kata Doli.
Selain pemadaman, polisi juga melakukan pengecekan hotspot, berkoordinasi dengan pihak Koperasi Karya Makmur, mendata pemilik lahan dan saksi-saksi, serta memasang police line di lokasi kebakaran.


Sementara penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber api dan memastikan faktor penyebab kebakaran.
Karhutla tersebut juga menimbulkan dampak berupa pencemaran udara dan berkurangnya jarak pandang.


Meski api telah padam, ancaman belum sepenuhnya berakhir. Pendinginan terus dilakukan hingga lokasi benar-benar dipastikan aman dan tidak kembali memunculkan titik api.


Polres Muaro Jambi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kebakaran di lahan gambut dapat meluas dengan cepat dan membutuhkan waktu serta sumber daya besar untuk dikendalikan.


Alternatif judul yang lebih “menggigit”:
Karhutla Sungai Gelam Hari ke-10: 60 Hektare Terbakar, Gambut Masih Didinginkan


60 Hektare Lahan Gambut Terbakar, Karhutla Sungai Gelam Masuk Hari ke-10
Api Padam, Bara di Gambut Masih Diburu: Karhutla Sungai Gelam Capai 60 Hektare
.
10 Hari Berjibaku, Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Sungai Gelam
Karhutla Sungai Gelam Belum Sepenuhnya Berakhir, 60 Hektare Lahan Terbakar

© Copyright 2022 - Jambibaba.id