SENGETI - Desa Ibru, Kecamatan Mestong, mencatat prestasi membanggakan. Dalam Penilaian Desa Antikorupsi Tahun 2026, desa ini sukses meraih nilai 99 dengan predikat Istimewa, sekaligus menempatkan Ibru sebagai salah satu desa percontohan antikorupsi di Provinsi Jambi.
Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno bersama Wakil Bupati Junaidi, H. MAHIR, saat menerima jajaran terkait di ruang kerja Bupati, Kantor Bupati Muaro Jambi, Bukit Cinto Kenang, Kamis (3/9/2026).
Bupati Bambang Bayu Suseno menilai raihan nyaris sempurna itu bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel dapat diwujudkan ketika pemerintah desa dan masyarakat berjalan bersama.
“Ini prestasi luar biasa. Nilai 99 predikat Istimewa bukan hal mudah. Saya berharap Desa Ibru bisa menjadi contoh dan motivasi bagi desa-desa lain di Muaro Jambi untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi dalam pelayanan publik,” ujar Bupati.
Predikat tersebut merupakan hasil Monitoring Implementasi Indikator Desa Antikorupsi yang dilakukan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Desa Ibru beberapa waktu lalu.
Dalam proses monitoring, sejumlah aspek menjadi perhatian, di antaranya keterbukaan informasi publik, pengelolaan keuangan desa, partisipasi masyarakat, serta integritas aparatur pemerintahan desa.
Hasil tersebut sekaligus menjadi cermin bahwa upaya membangun pemerintahan desa yang bersih tidak cukup hanya dengan slogan. Transparansi, pengawasan masyarakat, dan integritas aparatur harus benar-benar hadir dalam praktik pemerintahan sehari-hari.
Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi, H. MAHIR, menegaskan Pemkab Muaro Jambi akan terus memberikan dukungan kepada desa-desa yang memiliki komitmen kuat dalam membangun pemerintahan bersih dan berintegritas.
Menurutnya, keberhasilan Desa Ibru harus menjadi momentum untuk memperluas gerakan antikorupsi hingga ke desa-desa lainnya.
“Kami bangga. Semoga ini menjadi awal yang baik agar Muaro Jambi dikenal sebagai kabupaten yang desanya bersih dari korupsi,” tegas Wabup.
Dengan nilai 99 dan predikat Istimewa, Desa Ibru kini bukan hanya mencatat prestasi, tetapi juga memikul tanggung jawab untuk mempertahankan standar tersebut. Capaian itu diharapkan menjadi budaya pemerintahan yang terus dijaga, bukan sekadar prestasi sesaat.
Pemkab Muaro Jambi pun berharap keberhasilan Ibru dapat menular ke desa-desa lain, sehingga tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan berintegritas semakin mengakar di seluruh wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Social Header