JAMBI – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kota Jambi menggelar Tabligh Akbar dan Sholat Taubat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di ,Masjid raya tsamaratul insan jambi Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Tingkatkan Sinergi dan Jalin Kolaborasi Menuju Penyuluh Berdampak” tersebut berlangsung semarak dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, organisasi keagamaan, lembaga sosial keagamaan, serta jajaran Kementerian Agama di Kota Jambi.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah pengukuhan 48 Majelis Taklim Binaan IPARI Kota Jambi. Pengukuhan ini menjadi langkah awal IPARI dalam memperluas dan memperkuat jaringan pembinaan keagamaan berbasis majelis taklim di tengah masyarakat.
Sebanyak 48 majelis taklim dikukuhkan sebagai binaan IPARI pada kesempatan pertama ini, dengan jumlah jamaah secara keseluruhan diperkirakan mencapai 800 hingga 1.000 jamaah.
Pengukuhan tersebut menjadi wujud nyata komitmen IPARI Kota Jambi untuk memperkuat pembinaan keagamaan secara terarah dan berkelanjutan. Majelis taklim yang telah dikukuhkan diharapkan dapat menjadi mitra strategis para penyuluh agama dalam menyampaikan edukasi keagamaan sekaligus memperkuat ukhuwah dan ketahanan sosial masyarakat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai unsur dan tokoh, di antaranya perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi, BAZNAS Kota Jambi, DPD BKPRMI Kota Jambi, para Kepala KUA se-Kota Jambi, serta berbagai unsur dan organisasi keagamaan lainnya.
Kehadiran berbagai lembaga tersebut semakin memperkuat semangat sinergi dan kolaborasi dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat Kota Jambi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan cek kesehatan gratis, istighasah, sholat taubat, tausiah dan doa bersama. Tabligh akbar menghadirkan Ustadz H. Dairun, S.Ag., M.Pd.I. sebagai penceramah dan turut dimeriahkan oleh Tim Hadroh Nasyidul Muhibbin.
Dalam rangkaian acara tersebut, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Dr. H. M. Alamsyah, M.Pd.I., kemudian dilanjutkan sambutan Ketua PD IPARI Kota Jambi, Dr. Rajo Bungsu, M.Pd.I.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wali Kota Jambi yang diwakili Asisten II Setda Kota Jambi, Dr. H. Mulyadi, M.Pd. Selanjutnya, sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi disampaikan oleh Kabid Penais Zawa, Dr. H. Abd. Rahman, M.Pd.I.
Dalam sambutannya yang mewakili Wali Kota Jambi, Dr. H. Mulyadi, M.Pd. menyampaikan bahwa gerakan IPARI sejalan dengan arah dan program Pemerintah Kota Jambi. Menurutnya, pembinaan keagamaan, penguatan nilai-nilai moral, serta kolaborasi lintas lembaga merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa gerakan IPARI memiliki keterkaitan dengan semangat pembangunan Kota Jambi yang dikenal dengan BAHAGIA. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan penyuluh agama perlu terus diperkuat agar pembangunan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia dan kehidupan sosial keagamaan masyarakat.
Sementara itu, Dr. H. Abd. Rahman, M.Pd.I., yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, menyampaikan informasi terkait perkembangan MTQ tingkat nasional yang semakin meningkat. Ia juga menyampaikan bahwa Kota Jambi akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi.
Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk IPARI dan organisasi keagamaan, untuk bersama-sama mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ tersebut.
Selain itu, Dr. H. Abd. Rahman mengimbau agar seluruh pihak terus membangun kebersamaan dan bersinergi bersama IPARI. Ia juga mengajak majelis-majelis taklim yang ada di tengah masyarakat untuk dapat menjalin kerja sama dan masuk dalam binaan IPARI, sehingga pembinaan keagamaan masyarakat dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Pesan tersebut mendapat momentum tersendiri dengan dikukuhkannya 48 Majelis Taklim Binaan IPARI pada kegiatan tersebut. Dengan jumlah jamaah yang mencapai sekitar 800–1.000 orang, keberadaan majelis taklim tersebut menjadi potensi besar dalam memperluas jangkauan pembinaan keagamaan di Kota Jambi.
Ketua PD IPARI Kota Jambi, Dr. Rajo Bungsu, M.Pd.I., menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh unsur dalam mendukung peran penyuluh agama di tengah masyarakat. Penyuluh tidak hanya dituntut hadir dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan keagamaan masyarakat.
Menurutnya, pengukuhan majelis taklim binaan merupakan bagian dari upaya menjadikan penyuluh agama semakin dekat dengan masyarakat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, IPARI berharap majelis taklim tidak hanya menjadi tempat pengajian, tetapi juga menjadi ruang edukasi, silaturahmi, pemberdayaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Tema “Tingkatkan Sinergi dan Jalin Kolaborasi Menuju Penyuluh Berdampak” menjadi penegasan komitmen IPARI Kota Jambi untuk menghadirkan penyuluh yang semakin aktif, responsif dan memberikan manfaat nyata melalui pelayanan, pembinaan, edukasi keagamaan, serta kolaborasi dengan berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mempererat ukhuwah antarlembaga serta masyarakat.
Dengan pengukuhan 48 Majelis Taklim Binaan IPARI ini, PD IPARI Kota Jambi berharap sinergi antara penyuluh, majelis taklim, pemerintah, Kementerian Agama, organisasi keagamaan dan masyarakat dapat semakin kuat, sehingga pembinaan keagamaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan umat di Kota Jambi.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan hingga selesai.



Social Header